06 Februari 2017 | Oleh : humas

Buku Panduan Agroforestri Untuk Mahasiswa Karya Guru Besar Fahutan Unmul


Buku Panduan Agroforestri Untuk Mahasiswa Karya Guru Besar Fahutan Unmul

(Kutipan Sambutan dari Prof. Dr. Sambas Wirakusumah, Rektor Pertama Unmul Periode 1972 – 1980 dan Guru Besar Fahutan Unmul).

Agroforestri telah menjadi alternatif yang semakin dapat dilaksanakan para petani marjinal untuk menunjang pelestarian sumberdaya alam dan hutan. Buku Teknik Agroforestri ini mengacu cukup banyak sumber literatur di Asia yang disajikan sebagai bahan acuan pelaksanaan di masyarakat, terutama petani yang terkait dengan lahan-lahan pertanian semakin kritis. Dalam keadaan terus merosotnya sumberdaya alam, terutama hutan di tanah air saat ini, pelaksanaan Agroforestri merupakan jalan keluar yang strategis. Acuan diambil dari beberapa negara Asia, terutama Asia Tropik sangat relevan dipelajari dan dipraktekkan.

Abubakar M. Lahjie, Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman merupakan pakar yang terbilang langka dalam masalah agroforestri. Ia memberikan peluang penyebarluasan buku langka ini agar dapat mencapai khalayak yang luas hingga merangsang umpan balik untuk mengembangkan pengetahuan ilmunya di Indonesia lebih banyak lagi.

Kata Pengantar Prof.Dr.Ir.H. Abubakar M.L, M.Agr (Penulis)

Penulis merasa terdorong oleh tuntutan para peserta didik bidang ilmu Kehutanan dan Pertanian, manajer kehutanan serta pengusaha-pengusaha bidang perkebunan yang sampai saat ini masih sukar memperoleh bahan acuan mengenai sistem agroforestri yang dijadikan dasar untuk rehabilitasi lahan dan peningkatan pendapatan dan kelestarian sumberdaya alam dalam pengelolaan lahan khususnya pertanian dan kehutanan.

Visi tulisan ini adalah memberikan gambarab garis besar mengenai praktek-praktek pola pengelolaan lahan khususnya sistem agroforestri di Asia, dan mempunyai misi untuk peningkatan produktifitas lahan bagi kesejahteraan masyarakat dalam penerapan ekonomi kerakyatan. Tulisan ini diperoleh dari pengalaman penulis selama 20 tahun dan didukung literatur-literatur selama studi dan perjalanan ilmiah di Jepang, Thailand, Malaysia, Filipina, Hawaii, New York, dan tanah air.

Facebook



Agenda Kegiatan

Agenda Selengkapnya

Twitter