Workshop Technical Assistance Penyusunan Naskah Akademik PIP Unmul


Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Mulawarman (Unmul) menggelar Workshop Technical Assistance Penyusunan Naskah Akademik Pola Ilmiah Pokok Unmul, Selasa (12/12). Kegiatan yang terlaksana di Hotel Bumi Senyiur Samarinda ini dihadiri para wakil dekan akademik fakultas serta pejabat terkait.

“Kami berharap para wakil dekan bisa memberikan satu tantangan kepada prodi-prodi, sehingga idealnya setiap prodi memiliki rencana pembelajaran yang lengkap,” tutur Prof. Dr. Ir. Agus Sulistya Budi, Ketua LP3M Unmul.

Proyek pengembangan empat unit ini, lanjut Prof. Agus, sebagai pusat untuk memperkuat daya saing bangsa yang ingin kita wujudkan. “Tujuan ini semua adalah mencari model pembelajaran mata kuliah yang lebih baik, meningkatan media dan fasilitas. Output kita adalah RPS yang terus diupdate dan bisa dipublikasikan,” imbuhnya mengakhiri laporan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik Unmul, Prof. Dr. Ir. Mustofa Agung Sardjono turut hadir membuka acara serta menjadi narasumber. “Kegiatan ini dalam rangka menyempurnakan kurikulum yang telah kita miliki, dengan dukungan program Islamic Development Bank tentu sangat kita hargai. Karena dengan kerjasama seperti ini apa yang menjadi keinginan kita pada akhir kepemimpinan kami berharap memiliki landasan dalam konteks akademik yang jauh lebih baik dari sebelumnya dalam mencapai visi unmul jangka panjang,” ucapnya.

“Menjadi world class university adalah suatu tantangan yang tidak mungkin juga kita raih tanpa suatu usaha dan kerja keras. Ditambah persaingan antar perguruan tinggi baik tingkat nasional dan internasional semakin ketat, maka kita harus kerja lebih ekstra,” tambahnya.

Guru Besar Fakultas Kehutanan Unmul ini juga memaparkan tentang “Program Pengembangan Kurikulum Berbasis Pola Ilmiah Pokok di Unmul”. Dilanjutkan dengan paparan dari Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd mengenai “Arah Kurikulum pada Pembelajaran Abad 21 dan Best Practice Pengembangan Kurikulum di Universitas Negeri Malang”. (hms/rob)