Wisuda M3-Madrasah Mentor Mulawarman X


Badan Pelaksana Praktikum Agama Islam (BPPAI) melaksanakan Wisuda Madrasah Mentor Mulawarman X untuk praktikum agama Islam. Agenda utama acara ini adalah untuk mengumumkan hasil pelatihan menjadi mentor pada program mentoring mahasiswa Unmul.

Acara berlangsung di ruang Serbaguna Lantai 4 Rektorat Unmul, dan secara resmi dibuka oleh Pembantu Rektor I yang diwakilkan kepada staff ahli PR I  Ir. Hari Siswanto, MP.

Ketua BPPAI Muhammad Ubaid mengungkapkan program mentoring merupakan ibadah bagi semua yang terlibat di dalamnya, maka harus dijalankan dengan sepenuh hati.

“Visi BPAI tertuang dalam tema utama kegiatan ini yakni “Cetak Generasi Emas Untuk Membangun Negeri”, untuk alasan ini lah kami sangat termotivasi untuk mendukung acara ini sukses dan lancer,”ungkap Ubaid.

Membaca Alquran adalah kewajiban setiap muslim. Untuk itu, melalui Badan Pelaksana Praktikum Agama Islam (BPPAI) Universitas Mulawarman membuat Program Mentoring Baca Alquran. BPPAI adalah badan pelaksana praktikum agama Islam atau mentoring yang bertugas untuk melaksanakan mentoring secara teknis di lapangan. Program ini bertujuan untuk memberantas buta huruf Alquran, dikalangan mahasiswa. Yakni mentoring atau praktikum agama Islam.

Setiap mahasiswa yang mengambil mata kuliah agama Islam wajib mengikuti kegiatan ini. Praktikum agama Islam atau yang lebih popular disebut mentoring merupakan aktivitas pembinaan keislaman yang mencakup: Bina Baca Al-Qur’an (BBAQ),fiqih thaharah dan shalat serta penyelenggaraan jenazah (janaiz). Mahasiswa yang berperan sebagai pemandu disebut mentor. Mentor adalah mahasiswa senior minimal telah menginjak semester 3 yang sebelumnya mendapatkan pembekalan dan seleksi melalui Madrasah Mentor Mulawarman (M3). Mentor adalah mahasiswa yang juga aktif di Lembaga Dakwah Kampus. Mereka meluangkan waktunya untuk saling berbagi dan mengajarkan ilmu yang dimilikinya.

Program yang disusun ini menjadi agenda wajib bagi seluruh mahasiswa muslim di Unmul. Karena program mentoring ini di bawah mata kuliah agama Islam. Sehingga setiap mahasiswa yang mengambil mata kuliahagama Islam wajib memprogramkan mentoring ini.

Menjadi mentor adalah sebuah pilihan. Pilihan yang bersumber dari hati nurani dan perenungan akan hakikat dakwah dan misi hidup seorang muslim. Aku adalah seorang mentor. Sudah 3 tahun aku menjalani aktivitas ini. Selama 3 tahun ada duka banyak sukanya.

Acara Wisuda Madrasah Mentoring ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 Mei 2014 yang akan ditutup dengan acara puncak Bedah Buku bersama Ustad. Solikhin Abu Izzudia seorang penulis yang membahas cara dan bagaimana menjadi mentor yang kompeten.