Utamakan Pelayanan, Unmul Adakan Workshop Human Relation


Membangun sesuatu yang baik harus dimulai dengan membangun suasana, utamanya dalam hal pelayanan. Hal tersebut diutarakan Wakil Rektor Bidang Umum, Sumber Daya Manusia dan Keuangan, Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si saat membuka acara Workshop Human Relation di lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul), Rabu (23/08).

“Kepribadian sangat penting di dalam bentuk pelayanan yang baik. Karena kita semua berada di garis terdepan dari Unmul yang berhubungan dengan masyarakat secara langsung untuk kita layani,” ucap Dr. Abdunnur.

Kegiatan ini, lanjutnya, kami harapkan dapat diimplementasikan oleh seluruh staf tentang bagaimana melakukan fungsi pelayanan yang baik. “Selamat mengikuti workshop hari ini, semoga hasilnya menjadi indikator kemajuan peningkatan Unmul dalam hal pelayanan,” imbuhnya.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Umum & Hukum Tata Laksana Unmul, Sugyarta, SE., M.Si menyampaikan sebanyak 83 peserta dari lembaga, fakultas dan pegawai rektorat yang mengikuti workshop ini. “Agenda ini terilhami dari Akreditasi A yang disandang Unmul. Agar kemudian masyarakat kampus bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal dari Unmul,” tuturnya.

“Narasumber yang kami undang sangat berkompeten dibidangnya, diharapkan dari workshop ini peserta dapat menambah wawasan dan pengetahuan baru tentang Human Relation yakni bagaimana cara meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan pelayanan agar menjadi lebih baik,” tandasnya.

Acara yang terselenggara di Ruang Rapat I Kampus Gunung Kelua ini menghadirkan Hj. Syarifah Alawiyah, S.Sos., M.Si sebagai pembicara. Ia mengatakan Humas Relation adalah segenap aktivitas penyatu paduan manusia dan pekerjaan dalam suatu organisasi yang  memungkinkan perkembangan diri manusia sepenuhnya, sehingga antara manusia dan kerja itu terdapat hubungan timbal balik yang bermanfaat.

“Hal-hal yang perlu diperhatikan saat memberi pelayanan diantaranya cara berpakaian, sikap badan dan cara berdiri, pandangan mata, air muka dan tangan,” jelas Hj. Syarifah memulai paparannya.

Ia menyebut, banyak pertikaian terjadi karena kesalahan komunikasi. “Tapi sebaliknya, banyak masalah bisa diselesaikan, banyak perseteruan bisa diperbaiki, banyak hubungan bisa dipulihkan dengan memperbaiki komunikasi,” bebernya.

“Pribadi yang menarik adalah bagaimana cara seseorang menentukan sikap yang tenang dan selalu terlihat menawan dengan inner beauty-nya. Selalu bersikap jujur, tersenyum, anggun dan tangguh, rapi, sopan dan rajin,” tukasnya. (hms/rob)