UPT. Perkasa Unmul Gelar Semiloka Mata Kuliah Kewirausahaan


Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (Perkasa) Universitas Mulawarman (Unmul) menghelat acara Semiloka Mata Kuliah Kewirausahaan. Acara tersebut diikuti oleh dosen-dosen di lingkungan Unmul. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai Empat Rektorat Unmul, Senin (14/08).

Rektor Unmul yang dalam kesempatan kali ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Ir. Encik Akhmad Syaifudin, MP menyatakan bahwa agenda semiloka mata kuliah kewirausahaan ini akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di fakultas masing- masing. “Saya berharap bahan atau modul yang dihasilkan dari semiloka ini akan menjadi kado terindah Unmul yang akan berusia ke 55 tahun,”tegasnya.

Di dalam dunia usaha itu kata Dr. Encik ada istilah gulung tikar karena tidak mampu bersaing dan tidak memiliki inovasi. Untuk itu, dirinyapun mengharapkan mahasiswa kita untuk menjadi pelaku-pelaku usaha bisnis yang berbasis teknologi dan mempunyai inovasi yang tinggi.

Lebih lanjut Dr. Encik menjelaskan menggunakan kurikulum kewirausahaan ini maka mahasiswa kita bisa masuk dalam dunia berbisnis. “Mahasiswa kita harus berbekal kewirausahaan, kita tidak bisa mengandalkan satu jurusan,”kata Dr. Encik yang sekaligus membuka acara Semiloka Mata Kuliah Kewirausahaan ini.

Sementara itu, Asmi Citra Malina, Ph.D sebagai narasumber sesi pertama menjelaskan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, kaya akan sumber daya alam, tekstil dan wisata. Kewirausahaan penting untuk meningkatkan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. “Tujuan pembelajaran kewirausahaan yaitu, meningkatkan kesadaran tentang berwirausaha, mengidentifikasi aspek-aspek penting dalam memulai dan menjalankan bisnis mikro pendekatan Business Model Canvas (BMC), memadukan aspek gender, lingkungan dan pemerintah dalam kewirausahaan,”urainya.  

Sementara narasumber sesi kedua Dr. Sudarman, S.Pd., M.Pd, memaparkan mengenai capaian pembelajaran lulusan dalam mata kuliah kewirausahaan yakni, menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan, menguasai prinsip dan issue terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum yang dapat berkaitan dengan bidang manajemen, mampu berwirausaha dan bekerja efektif baik individual maupun dalam tim multidisiplin atau multi budaya, mampu merumuskan alternatif solusi untuk menyelesaikan masalah terkait dengan kultur, sosial dan lingkungan hutan hujan tropis. (hms/zul)