Unmul Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN di Kota Balikpapan


Setelah mengadakan sosialisasi pada 30 Januari di Kota Samarinda, hari ini, Selasa (31/01) Unmul kembali mengagendakan sosialisasi  salah satunya di Kota Balikpapan. Kegiatan ini tepatnya dilakukan di Aula Serbaguna Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kota Balikpapan.

Acara ini dihadiri ratusan tamu undangan diantaranya, kepala sekolah,guru dan siswa dari berbagai sekolah yang ada di Kota Balikpapan.

Pelaksanaan sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN 2017 di Balikpapan, tim ini terdiri dari Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Mustofa Agung Sardjono, Staff Khusus Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. H. Triyono Sudarmaji, M.Agr, Kasubbag. Akademik dan Evaluasi Kasidi, S.Sos dan Isai Mangele.

Dalam paparan sosialisasi ini dibagi menjadi tiga sesi, pertama mengenai sekilas perkembangan yang ada di Unmul disampaikan Prof. Dr. Ir. Mustofa Agung Sardjono, yang kedua paparan mengenai SNMPTN dan SBMPTN 2017 disampaikan oleh Dr. Ir. H. Triyono Sudarmaji, M.Agr, dan sesi terakhir mengenai teknis pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang sampaikan oleh Isai Mangele.

Disamping memaparkan sekilas perkembangan Unmul, Prof. Agung  juga berpesan mengenai teknis pengisian PDSS. PDSS bagian yang penting, harus hati-hati dan tidak boleh ada kesalahan ataupun kecurangan dalam penginputan nilai, apabila terjadi perbedaan antara data PDSS dengan nilai yang tertulis di rapor siswa maka akan merugikan siswa dan sekolah yang bersangkutan.

“Bagi siswa dinyatakan gugur atau tidak lulus dan bagi sekolah yang melakukan kegiatan tersebut tidak boleh mengikuti SNMPTN tahun berikutnya,”tutur Guru Besar Fakultas Kehutanan Unmul ini.

Secara garis besar perbedaan SNMPTN tahun ini yakni pada persyaratan siswa pendaftar dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah dengan akreditasi A, 50% siswa terbaiknya akan diterima dari jalur tanpa tes ini, menyusul untuk akreditasi B, 30% terbaik disekolahnya, akreditasi C 10%, dan akreditasi lainnya 5%. Sementara, untuk pemeringkatan dilakukan oleh panitia pusat.

Untuk diketahui, daya tampung tahun ini pada jalur SNMPTN dan SBMPTN minimal 30 persen sedangkan untuk jalur SMMPTN maksimal 30 persen.

Setelah sosialisasi di Kota Balikpapan, tim sosialisasi Unmul ini akan melanjutkan agenda sosialisasi di Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara. (hms/zul)