Unmul Adakan Workshop Hemat Energi


Dalam rangka pentingnya mengelola energi terutama mengenai kelistrikan dengan baik, efisien dan efektif yang dilakukan baik ditempat atau di unit kita bekerja maupun di rumah kita masing-masing. Universitas Mulawarman (Unmul) menyelenggarakan Workshop Hemat Energi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai III Rektorat Unmul, Kamis (14/09).

“Tujuan diselenggarakannya acara ini agar kita mendapatkan ilmu mengenai kelistrikan yang tentunya dapat meringankan pemakaian atau pembayaran listrik yang kita lakukan setiap bulannya. Terima kasih atas kesediaan para narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu dan berbagi ilmunya kepada para peserta, “kata Sugiyarta, SE., M.Si Sebagai Ketua Panitia Workshop yang juga Kepala Bagian Umum, HTL dan BMN Unmul.

Acara ini dibuka oleh Rektor Unmul yang dalam kesempatan kali ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Umum, Sumber daya Manusia (SDM) dan Keuangan Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si. Dalam sambutannya Dr. Abdunnur mengatakan dengan acara seperti ini para peserta akan mendapatkan pemahaman dan pengetahuan tentang kelistrikan khususnya yang ada di Samarinda apalagi dengan kedatangan dengan dua narasumber yang ahli dibidangnya. “Tentu kita berharap keberhasilan dari workshop ini sebetulnya yang menarik adalah kalau tagihan listrik kita berkurang. Dimana dalam penggunaan listrik itu bagaimana kita bisa menggunakannya secara efisien dan efektif.  Atas nama Rektor menyampaikan terima kasih kepada narasumber dari PLN dan AKLI yang telah berkenan menjadi narasumber kita pada hari ini. Kegiatan seperi ini juga merupakan peningkatan kualitas SDM di Unmul, “tuturnya. 

Sementara narasumber dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yaitu Basuki Rahman, ST menjelaskan mengenai kegiatan DSI di Area Samarinda dilakukan untuk memahami dan menggali informasi terhadap isu atau permasalahan utama yang dihadapi perusahaan terutama dari sudut pandang manajemen atas seputar kondisi saat ini dan rencana kedepan mengenai pemanfaatan energi secara bijak. “DSI melibatkan manajer, Asman dan Supervisor di Area Samarinda serta Manajer Rayon, dari hasil pelaksanaan DSI akan menjadi dasar tindak lanjut dari setiap workstream untuk mendiagnosa potensi perbaikan, ujar Manajer PLN Area Samarinda ini.

Basuki menambahkan saat ini masyarakat menggunakan listrik pra prabayar karena pelanggan mengendalikan sendiri pemakaian listriknya, privasi pelanggan tidak terganggu, tidak bisa dimanfaatkan perampok yang akan berbuat jahat dengan menyamar sebagai pencatat meter, pembelian sesuai kemampuan pelanggan, tidak adak lagi pemutusan tidak ada sangsi biaya ketelambatan dan pembelian token sangat mudah.

Sementara narasumber dari Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia Giman Santoso, ST sebagai Ketua DPD AKLI Kaltim menjelaskan permasalahan di instalasi listrik pelanggan PLN adalah instalasi listrik dikerjakan oleh pihak yang tak memiliki kompetensi secara teknik dan tak memiliki kewenangan secara hukum.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Farmasi, para kabag, kasubbag dan staff baik yang di rektorat, fakultas, lembaga dan upt. (hms/zul)