Tujuh Dosen Siap Tarung


Begitupun Fakultas Kehutanan (Fahutan). Dari empat dosen yang mengembalikan berkas, hanya dua yang mau berebut posisi tertinggi di Unmul tersebut. Disusul, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Teknik masing-masing menaruh satu wakilnya dalam pilrek kali ini. Dari sekian nama yang telah mengatakan kesiapan, setidaknya ada lima yang sebelumnya santer dikabarkan bakal merebut jabatan Rektor Unmul Periode 2014-2018. Mereka adalah rektor saat ini Zamruddin Hasid, Pembantu Rektor (PR II) Masjaya dan Sipon Muladi, Guru Besar Fakultas Kehutanan (Fahutan).

Belakangan mencuat nama Susilo, Ketua Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) dan Dharma Widada, Dekan Fakultas Teknik. Di luar prediksi, ada dua nama baru yang siap memperebutkan suara 83 anggota senat. Mereka adalah Asnar, Ketua Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP dan mantan Dekan Fahutan, Chandradewana Boer. "Ada tiga dosen di detik terakhir penutupan yang menyerahkan formulir pendaftaran. Satu di antaranya Pak Chandra yang mengatakan kesediaannya menjadi bakal calon rektor," ujar Sekretaris Panitia Penjaringan Calon Rektor Unmul M Ikwan.

Dia menjelaskan, rapat panitia penjaringan calon rektor dimulai pada pukul 13.30 hingga 15.00 Wita. Panitia yang dipimpin Pembantu Rektor (PR) III Helminuddin itu, melakukan verifikasi terhadap berkas 23 dosen. "Ada tujuh nama yang menyatakan kesediaannya. Tapi tetap dibahas lagi oleh senat besok (hari ini, Red.)," terang dia. "Jadi ada dua formulir yang bakal diperiksa senat kembali. Yakni formulir pendaftaran dan surat keterangan pengalaman manajemen," ujar dia.

Jika saat dikroscek tidak sesuai dengan kriteria dan syarat calon rektor, bisa saja dosen yang telah mengatakan kesediaannya dicoret dari bakal calon. "Misalnya, syarat menjadi rektor minimal pernah menjabat ketua jurusan selama dua tahun. Setelah dikroscek ternyata tidak pernah. Nama dosen itu bisa dicoret," jelasnya. (*/fer/ica/k8 - Kaltim Post Edisi 14 Juni 2014)