Tim PHBD Himaster Unmul Melaju ke Tingkat Nasional


Kedua kalinya, Tim PHBD Himpunan Mahasiswa Peternakan (Himaster) Universitas Mulawarman (Unmul) mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk melaksanakan Program Hibah Bina Desa (PHBD). PHBD adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Ikatan Organisasi Mahasiswa (IOM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Mahasiswa pelaksana PHBD ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera. Di sisi lain, masyarakat desa juga diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang sudah ada untuk diwujudkan menjadi kegiatan nyata atau mengembangkan kegiatan yang telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat.

Pada tahun ini jumlah pendaftar tahap pra proposal sebanyak 2.891 tim yang berasal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Selanjutnya dilakukan tahapan seleksi pra proposal sehingga jumlah yang tersisa adalah sebanyak 410. Ke-410 tim tersebut kemudian diminta untuk mengirimkan proposal lengkap untuk diseleksi tahap berikutnya.

Pada tahapan seleksi proposal lengkap, sebanyak 192 proposal lolos seleksi dan diwajibkan untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya yaitu Presentasi Proposal Kegiatan PHBD yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 3 sampai dengan 5 Mei 2017 lalu. Selanjutnya, sebanyak 75 proposal yang lolos pada tahap terakhir diumumkan pada tanggal 29 Mei 2017, salah satu di dalamnya adalah Tim PHBD Himaster Unmul yang dinyatakan lolos.

Tim PHBD Himaster Unmul diketuai oleh Muhammad Amin Rais dibawah bimbingan Ir. Julinda Romauli Manullang, MP. Judul Proposal yang diajukan oleh Tim ini yaitu “Perbaikan Teknologi Budidaya Pembibitan Sapi Potong di Desa Muang Dalam untuk Mewujudkan Sentra Peternakan Rakyat di Kalimantan Timur”.

Adapun hal yang melatarbelakangi judul tersebut adalah hasil observasi yang sebelumnya telah dilakukan oleh Himaster Unmul. Dengan hasil yaitu minimnya usaha peternakan yang berorientasi menghasilkan bibit yang baik di wilayah Kalimantan Timur khususnya di Kota Samarinda.

Sementara itu di beberapa wilayah, diantaranya adalah Muang Dalam, mempunyai potensi berupa hamparan lahan jagung yang cukup luas akan tetapi belum dikelola secara optimal untuk disinergikan dengan ternak milik masyarakat.

Kegiatan ini pada akhirnya diharapkan akan dapat mewujudkan Desa Muang Dalam sebagai Sentra Peternakan untuk menghasilkan bibit ternak sapi berkualitas.(sinyin/himaster/frn/hms)