Tanoto Foundation Beri 14 Mahasiswa Beasiswa


Di tahun akademik 2017/2018, Tanoto Foundation melalui Program National Champion Scholarship dan Program Regional Champion Scholarship secara resmi memberikan bantuan beasiswa untuk 14 mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul). Kepastian tersebut terwujud setelah dilakukan penandatanganan perjanjian beasiswa di Rektorat Unmul. Rabu, (06/09).

Bantuan beasiswa dari Tanoto Foundation merupakan sesuatu yang penting ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unmul, Dr. Ir. Encik Akhmad Syaifudin., MP. Pemberian beasiswa dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, diakuinya cukup berharga karena saat ini negara sedang melakukan efesiensi anggaran. Di Ruang Rapat Tiga Lantai Satu Rektorat tempat acara berlangsung, ia pun berharap mahasiswa bisa menunjukan kapasitas dan kapabilitas diri yang unggul di lingkungan sekitarnya.

“Terima kasih atas perhatian yang sudah diberikan ke Unmul, khususnya untuk 14 mahasiswa yang sudah terpilih. Selamat untuk mahasiswa yang sudah dan akan menerima beasiswa ini. Setelah melewati berbagai seleksi, hari ini kalian akan resmi menerima beasiswa ini,” terangnya.

Sebelum melakukan penandatanganan perjanjian beasiswa Tanoto Foundation, Head of Scholarship Tanoto Foundation, Tonny Victor Halomoan Hasibuan menyebutkan tahun ini menerima 14 mahasiswa penerima beasiswa dari Kampus Gunung Kelua.

“Dengan rincian, 13 mahasiswa dari Program National Champion Scholarship, artinya mereka yang sudah kuliah di Unmul, dan satu orang dari Program Regional Champion Scholarship yang seleksinya kita ambil dari siswa-siswi sekolah menengah atas di Provinsi Sumatera Utara,” katanya.

Statistik penerima beasiswa ini di Unmul cenderung meningkat sejak tahun 2014 lalu, lanjutnya. Dirinya juga menyampaikan, prestasi penerima beasiswa dari Unmul cukup baik dibandingkan universitas -universitas lain. Hal itu dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan. Termasuk proyek - proyek sosial yang sudah dilakukan.

“Jadi selain kita memberikan dana untuk perkuliahan mereka dan tunjangan, perlu kami laporkan bahwa kami mewajibkan mahasiswa membentuk sebuah paguyuban. Selain itu, sebagai ucapan terima kasih ke Tanoto para mahasiswa tidak perlu membayar ke kami, namun melalukan sesuatu ke masyarakat dengan membuat projek sosial tahunan. Tahun kemarin, mereka telah membuat biogas, untuk tahun ini mahasiswa membuat filter air untuk masyarakat di salah satu kelurahan Kota Samarinda. Jadi tugas mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang ada ke masyarakat, kami yang menyiapkan financialnya,” tuturnya.     

Dikutip dari website resminya, Tanoto Scholars atau penerima beasiswa dari Tanoto Foundation tidak hanya menerima bantuan keuangan. Mereka juga dilatih dalam pengembangan kapasitas soft skills, misalnya dalam kemampuan bekerjasama dan berkomunikasi.

Selain itu, mahasiswa juga didukung untuk ikut Tanoto Scholars Association dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial di lingkungannya. Penerima beasiswa National Champion Scholarship juga mendapatkan kesempatan untuk magang di berbagai perusahaan. Saat ini, Unmul tergabung bersama 11 Perguruan Tinggi lain di Indonesia bekerjasama dengan yayasan yang didirikan sejak tahun 1981 ini oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto. (hms/frn)