Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN 2017 di Kabupaten Kutai Timur


Dipusatkan di SMA Negeri 1 Sangatta Utara, Selasa, 31 Januari 2017, pelaksanaan Sosialisasi di Kabupaten ini dihadiri perwakilan tidak kurang dari SMA/K di 10 Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur dari total 18 Kecamatan. Ketidakhadiran beberapa SMA/K di daerah lainnya dikarenakan jarak yang sangat jauh dari ibukota Kabupaten.

Tim yang dikirimkan Unmul untuk Sosialisasi di Kabupaten yang dipimpin Ismunandar sebagai Bupati ini terdiri dari Prof. Dr. Ir. Agus Sulistyo Budi, Dr. Ir. Suyadi, M.S., sebagai narasumber, kemudian Herawati, Muhammad Fadli dan Syahrian Noor dari panitia lokal SNMPTN Unmul Samarinda. Sebagai tuan rumah, SMA Negeri 1 Sangatta Utara sendiri diwakili oleh Bapak Hasbi, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Sangatta Utara.

Tidak jauh berbeda dengan materi yang disampaikan pada Sosialisasi yang dilaksanakan di Samarinda sehari sebelumnya, pelaksanaan pengisian Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) harus diselesaikan sebelum tanggal 10 Februari 2017. Sebagaimana diketahui jadwal SNMPTN dimulai dari pengisian (PDSS) oleh pihak sekolah, tanggal 14 Januari sampai dengan 10 Februari 2017, dilanjutkan tahapan verifikasi data oleh siswa dan sekolah di PDSS tersebut mulai tanggal 15 Januari hingga 12 Februari 2017. Menyusul dengan proses pendaftaran oleh siswa secaraonline di tanggal 21 Februari hingga 06 Maret 2017. Proses seleksi 16 Maret sampai 15 April, sedangkan pengumuman hasil seleksi tanggal 26 April 2017.

Prof. Dr. Ir. Agus Sulistyo Budi saat memberikan penjelasan secara garis besar tentang pelaksanaan SNMPTN tahun 2017 ini menekankan pada keakuratan data yang diinput pihak sekolah pada PDSS, berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, masih ada saja sekolah yang salah menginput data hingga merugikan sekolah dan siswa itu sendiri.

“Saya mengingatkan untuk kembali memeriksa data yang diinput, karena berkaitan dengan masa depan siswa itu sendiri, kesalahan data bisa membuat siswa gagal diterima dari jalur SNMPTN ini,” ucapnya. “Keakuratan ini juga tidak hanya dari sekolah, tapi juga oleh Sisa, pada tahap verifikasi nilai sebisa mungkin akurat, sesuai dengan nilai raport sebenarna, jangan ada manipulasi,” tambah Guru Besar Fakultas Kehutanan Unmul ini.

Sementara itu, Dr. Ir. Suyadi, M.S., Ph.D mengenalkan Universitas Mulawarman sebagai salah satu pilihan terbaik siswa di Kalimantan Timur untuk meneruskan pendidikan jenjang Sarjana, Pascarsarjana maupun Profesi. Sedangkan untuk teknis pelaksanaan pengisian PDSS disampaikan oleh Syahrian Noor sebagai panitia lokasl SNMPTN di Unmul.

Secara garis besar perbedaan SNMPTN tahun ini yakni pada persyaratan siswa pendaftar dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah dengan akreditasi A, 50% siswa terbaiknya akan diterima dari jalur tanpa tes ini, menyusul untuk akreditasi B 30%, akreditasi C 10%, dan akreditasi lainnya 5%. Sementara, untuk pemeringkatan dilakukan oleh panitia pusat.

Setelah Sosialisasi di Kabupaten Kutai Timur ini, sosialisasi akan dilanjutkan ke Kota Bontang pada Rabu, 1 Februari 2017 di SMA YPK (Yayasan Pupuk Kaltim) Bontang. Unmul juga mengirimkan tim lain yang akan melaksanakan Sosialisasi di Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur sebagai tugas dan tanggung jawab panitia lokal SNMPTN di daerah ini. (hms/arc)