Seminar Nasional Pelayanan Kesehatan Tradisional


Selain itu salah satu hal yang patut di banggakan dari Fakultas yang telah memasuki tahun kedelapan berdirinya itu, adalah dalam waktu dekat akan membuka program profesi apoteker untuk mahasiswa yang sudah menyelesaikan studi sebagai sarjana farmasi.

Hal itu dikatakan Rektor sebelum membuka acara Seminar Nasional Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Komplementer sebagai Paradigma Baru Pelayanan Kesehatan di Indonesia, dalam rangka Dies Natalis Fakultas Farmasi Kedelapan di Ruang Serbaguna Lantai IV Rektorat Unmul, Sabtu, (08/11).

“Kegiatan ini bukanlah kegiatan serimonial semata, tetapi lebih jauh dari itu semua adalah hasil dari acara ini nantinya bisa melahirkan bentuk-bentuk pelayanan kesehatan tradisional yang baik,” jelasnya.

Selain itu, Rektor juga menyatakan untuk rencana ke depan Unmul akan membuka program studi keperawatan dengan jenjang pendidikan sarjana. Seminar yang dihadiri para mahasiswa, dokter, apoteker dan beberapa unsur tenaga kesehatan itu merupakan awal dari serangkaian kegiatan lainnya yang akan digelar kampus pencetak para apoteker ini.

Sementara itu, sebagai narasumber dalam kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini adalah Dekan Fakultas Farmasi Unmul, Dr. Laode Rijai., M.Si., Drs, Kepala Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM) Makassar, dr. Anna Khuzaimah., M.Kes, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Setyo Budi Basuki, SKM., M.Kes, dan dr. David Hariadi Masjhoer sebagai perwakilan dari RSUD. Abdul Wahab Syahranie, Samarinda. (hms/frn)