Rektor: Dokter Lulusan UNMUL Harus Unggul


Sumpah Dokter FK UNMUL Angkatan XXXVIII

Rabu (18/04), Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Mulawarman (UNMUL) melaksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Sumpah Doker Angkatan XXXVIII. Bertempat di Aula Teaching Center FK UNMUL acara ini dibuka dengan pemutaran film 100 tahun sejarah Dokter Indonesia dan sejarah pembentukan FK UNMUL.

Dalam laporannya, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter FK UNMUL, dr. Soehartono, Sp., THT menyampaikan pesan untuk para alumni. “Pertama jaga pertemanan, persahabatan dan persaudaraan, selalu melaporkan tempat kerja atau melanjutkan pendidikan (spesialis) sekolah kelanjutan,” ucapnya.

Ia juga melaporkan, nilai UKMPPD CBT dan OSCE tertinggi diraih oleh dr. Priyo Atdisuramad. Sementara, lulusan terbaik pertama diraih oleh dr. Mufidah dengan IPK 3.51dan predikat kelulusan sangat memuaskan.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Mufidah memberikan sambutan sebagai wakil lulusan dokter. Ia mengatakan selalu ada makna dari apa yang diperjuangkan. “Hari ini kita berikrar sumpah, menjunjung tinggi amanah keprofesian. Berkomitmen tentang kebersamaan dan tentang misi kemanusiaan. Ini bukanlah akhir dari setiap perjalanan, melainkan ini adalah momentum perubahan bagi kita, momentum awal dari perjuangan baru lainnya sebagai insan kesehatan untuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Terimakasih, lanjut dr. Mufidah kepada seluruh dosen-dosen, dokter-dokter yang kami cintai. “Atas segala waktu, ilmu, nasihat serta keteladanan nilai-nilai yang telah diberikan. Satu hal yang saya yakini, bahwa tidak akan terputus amalan manusia kecuali dengan tiga hal. Salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat. Oleh karenanya kami percaya bahwa segala ilmu yang telah diberikan kepada kami akan bermanfaat bagi kami dan sepanjang itu pun amal-amal dokter akan terus mengalir,” tutupnya diikuti tepuk tangan para hadirin.

Dekan FK UNMUL, dr. Ika Fikriah, M.Kes juga memberikan ucapan selamat kepada para dokter yang telah diambil sumpahnya. “Hari ini adalah suatu momentum mengawali kehidupan baru sebagai seorang dokter. Dimana tantangan kedepan mungkin lebih berat dari yang kemarin. Setelah kita mendapat gelar dokter, karir kita menanjak, cita-cita kita terbuka, apa yang kita raih, menjadi seorang klinisi atau akademisi itu bisa kita pikirkan dari sekarang,” sebutnya.

“Terimakasih kepada Rektor UNMUL yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak kami yang telah menyelesaikan masa studi sebagai seorang dokter, terimakasih juga kepada direktur RSUD AW Sjahranie yang telah memberi kesempatan mahasiswa kami untuk melakukan praktek sebagai dokter muda,” imbuhnya.

Hadir memberikan sambutan Rektor UNMUL, Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si mengatakan senada dengan tujuan luhur para pendiri FK UNMUL terdahulu ialah ingin memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara serta masyarakat. “Hari ini sudah disumpah, setelah pengembalian tanggungjawab ini kepada orangtua, kami berpesan untuk menjaga marwah dan menjaga sumpah yang telah diucapkan tadi. Pendekatan utamanya adalah ikut memberikan bakti kepada masyarakat,” tutur Prof. Masjaya.

Kami berharap, lanjutnya, ananda sekalian dapat mengabdi sesuai dengan profesi yang dipilih. “Jaga nama baik almamater, karena UNMUL sedang berbenah dan saat ini sudah pada grade unggul dengan Akreditasi institusi A, maka rasanya juga pantas dan wajar kalau para alumni dan khususnya para dokternya memberikan kesan bahwa ia memang lahir dari sebuah lembaga yang unggul yaitu UNMUL. Mari jaga kebersamaan, saling mendukung dan saling memberikan informasi untuk kemajuan kita bersama,” pungkasnya. (hms/rob)