Rektor : Semuanya Miliki Peran Mengembangkan Unmul


“Unmul harus menjadi milik bersama, semuanya punya peran mulai dari Rektor sampai para pegawai. Dengan peran masing-masing kita tunjukan eksistensi Unmul, dan bisa melahirkan sumber daya manusia yang berkompeten,” urai Rektor saat melakukan kunjungan ke UPT. Program Unggulan Internasional (PUI) Unmul, Senin, (27/10).

Menurut Guru Besar dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unmul ini, kunjungan pertamanya saat menjabat sebagai Rektor ke  salah satu unit kerja ini, merupakan langkah awal kunjungan serupa ke beberapa unit kerja di lingkungan universitas.

“Apalagi momentum ini cukup baik jika dikaitkan dengan tahun baru 1436 Hijriah, bisa kita jadikan acuan awal semangat untuk menciptakan Unmul yang jauh lebih baik dari sebelumnya, dalam kesempatan ini juga saya sangat berterima kasih dengan berdirinya UPT PUI ini,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor juga berharap silaturahmi  yang dilakukannya ini bisa memfasilitasi agar satu sama lain bisa saling mengenal dan mendukung program kerja masing-masing.  “Sepanjang untuk perkembangan Unmul, kami pihak Rektorat akan selalu memperjuangkan dan mendukung semaksimal mungkin dengan apa yang kita miliki,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua UPT. PUI Unmul, Dr. Rudianto Amirta, S.Hut.,MP, mengungkapkan, diadakannya pertemuan ini merupakan salah satu langkah UPT yang memasuki tahun ketiga berdirinya itu untuk semakin memperkenalkan program - program unggulan berlevel internasional. Terbaru, PUI Unmul akan menyelenggarakan program bridging bagi para dosen di dalam dan luar Unmul.

“Mudah-mudahan keberadaan UPT kami yang masih terbilang baru ini bisa berkontribusi banyak untuk universitas, Pemerintah Provinsi Kaltim, dan semua pihak. Unmul mulai mencanangkan sebuah progam dan akan dikembangkan terus dengan inisiasi dukungan pendanaan oleh Pemprov Kaltim melalui program beasiswa Kaltim Cemerlang, yakni Bridging Program untuk kegiatan pra studi S2 dan S3 ke luar negeri, atau yang lazim kami sebut Program Bridging Internasional Unmul (PBIUM),” terangnya.

Dihadapan Rektor, yang didampingi penanggung jawab program sekaligus Pembantu Rektor I, Prof. Dr. Afif Ruchaemi., M.Agr., Sc,  serta Ketua Tim Pengelola Beasiswa Kaltim Cemerlang, H. Bohari Yusuf itu, dijelaskan bahwa program bridging merupakan kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di Unmul dalam masa waktu satu sampai dua semester dengan memberikan pelatihan bermuatan materi khusus dengan menyesuaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk studi ke luar negeri. (hms/frn)