Prodi Psikologi Helat Seminar dan Lesson Study


Seminar di Ruang Serbaguna, Rektorat Unmul, Selasa (13/05) ini berhasil mendatangkan narasumber utama dari negeri Sakura Jepang yaitu, Prof, Hideo Nakata, Ph.D dari Universitas Tsukuba Jepang, dan Nobuaki Yabe dari Saitama Prefectual, Jepang membahas konsep dan implementasi lesson study di Jepang dan Indonesia.

Lebih dari 300 peserta yang merupakan  sejumlah dosen, guru, pengelola Sekolah Luar Biasa (SLB), dan mahasiswa, tampak memadati ruang seminar yang dibuka secara resmi oleh Pembantu Rektor I Unmul, Prof, Dr. H. Afif Ruchaemi, M.Agr,. Sc.

Guru Besar dari Fakultas Kehutanan Unmul yang pernah menempuh studi di Jepang selama 3 tahun itu menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya seminar sehari ini. Terlebih ungkapnya, universitas-universitas di Indonesia termasuk Unmul sebagai universitas terbesar di Kalimantan Timur pada tahun ini memang sudah merancang persiapan untuk menampung kaum difabel.

“Jadi mulai tahun ini semua universitas di Indonesia termasuk Unmul, kita menumpang para penyandang disabilitas ini. Akan tetapi sudah barang tentu kami terlebih dahulu mempersiapkan segala infrastruktur pendukungnya.

Agar tercipta suasana kondusif selama proses kuliah. Selain itu, yang turut juga menjadi perhatian adalah tetap ada aturan teknis. Misalnya, di beberapa program studi tertentu yang menerima mahasiswa baru dengan syarat khusus,” timpalnya.

Selain seminar dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut, juga ditampilkan kemampuan akademik dan diskusi kelompok untuk anak-anak berkebutuhan khusus dari Sekolah Luar Biasa.

Sementara itu, Dr. Djadja Rahardja, M.Ed yang diundang sebagai fasilitator dalam acara tersebut memaparkan, bahwa pendidikan inklusif dalam beberapa tahun terakhir ini telah menjadi isu yang sangat menarik dalam sistem pendidikan nasional.

Hal ini menurutnya, dikarenakan pendidikan inklusif memberikan perhatian pada pengaturan para siswa yang memiliki kelainan atau kebutuhan khusus untuk bisa mendapatkan pendidikan pada sekolah-sekolah umum atau reguler sebagai ganti kelas pendidikan khusus atau sekolah luar biasa. (hms/frn)