Peserta SM3T 2014 Unmul Ikuti Prakondisi


“Harus bisa menyesuaikan diri, bersikap dan berpikiranlah kalau kita semua itu sama, karena sesungguhnya pekerjaan guru itu adalah sebuah profesi yang sangat mulia sekali,” pungkasnya saat membuka acara Pra Kondisi SM3T Angkatan IV Unmul, di Ruang Kelas Eksekutif, Gedung Pascasarjana Unmul, Kamis, (14/08).

Koordinator SM3T Unmul,  Prof. Dr. A. Hardoko., M.Pd menyebutkan, selama pengabdian SM3T di Kabupaten Wamena, dan Sitaro, Sulawesi Utara nanti, dalam setahun TIM akan mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) sebanyak tiga kali.

Di Prakondisi selama 13 hari tersebut, peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai daerah tujuan sekaligus menunjuk para koordinator kelompok. “Ini merupakan suatu kesempatan emas, karena ke depannya nanti persyaratan penerimaan CPNS untuk Guru harus melalui program ini,” katanya.

Menurutnya, setelah kembali dari SM3T peserta akan mengikuti Program Profesi Guru (PPG). Diagendakan peserta SM3T Unmul akan melalui proses pelepasan rombongan tanggal 27 Agustus mendatang.

Kegiatan Prakondisi Program SM3T mulai 14 sampai 26 Agustus 2014 ini, meliputi penyampaian materi diantaranya, informasi hukum, manajemen berbasis sekolah, fungsi kepala sekolah, implementasi kurikulum 2013 dalam perspektif konsep dan diskusi, pemberdayaan masyarakat dan keluarga (budaya ekonomi, keaksaraan fungsional, budidaya tanaman), kecepatan beradaptasi (sosioantropologi dan komunikasi sosial), praktek pemberian pengalaman ketahanmalangan (survival dan P3K), serta kegiatan kepramukaan.

Sebagai informasi, peserta SM3T di Unmul, tidak hanya berasal dari Unmul saja, melainkan ada pula beberapa peserta dari perguruan tinggi lain di Kalimantan Timur. (hms/frn)