Peserta NIAPP Ikuti Pelatihan Sebelum ke Australia


(Oleh : Mita Sari - Fakultas Pertanian UNMUL)

20 mahasiswa Program Studi (Prodi) peternakan mengikuti pelatihan persiapan keberangkatan (pre-departure training) program magang NTCA Indonesia Australia Pastoral Program (NIAPP) 2018 di industri peternakan sapi Australia. Para mahasiswa bidang peternakan Indonesia peserta program NIAPP melaksanakan program magang di Australia selama 10 pekan, sejak 1 Juli sampai dengan 5 September 2018.

Dalam rilisnya, NIAPP menjelaskan program magang ini diselenggarakan dalam kerangka Indonesia-Australia Partnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sector (the Partnership) bekerja sama dengan the Northern Territory Cattlemen’s Association (NTCA).

Disebutkan, NIAPP adalah sebuah program yang didesain secara unik untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bidang peternakan antara Indonesia dan Australia. Program ini menawarkan pengalaman langsung bekerja di peternakan sapi di Australia serta membangun hubungan melalui pertukaran budaya antara kedua negara. Program NIAPP dilaksanakan setiap tahun, sejak 2013 hingga saat ini.

Tahun ini NTCA berkerjasama dengan ISPI (Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia) telah berhasil menyeleksi 20 mahasiswa peternakan terbaik dari 15 universitas yang tersebar di tiga belas provinsi di Indonesia, salah satunya Universitas Mulawarman (UNMUL).

Selama 10 pekan magang di Australia Utara, mereka akan mengikuti sesi pelatihan intensif terakreditasi selama 2 pekan untuk mempersiapkan peserta agar dapat bekerja secara baik dalam industri peternakan. Selanjutnya mereka memasuki program magang selama enam minggu di peternakan Australia untuk memberikan pengalaman penanganan dan perawatan ternak secara langsung.

Pre-Departure Training

NTCA dan ISPI menyelenggarakan pelatihan persiapan keberangkatan (pre-departure training) yang pada 23 – 28 Juni 2018 di Cianjur, Jawa Barat. Pelatihan ini merupakan pembekalan dasar untuk penanganan dan kesejahteraan ternak. Selain materi teknis, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi fasilitas feed lot PT Widodo Makmur Perkasa, PT Pasir Tengah dan fasilitas rumah potong hewan PT Cianjur Arta Makmur.

Konselor Pertanian - Kedutaan Besar Australia di Jakarta, George Hughes, mengungkapkan pemerintah Australia sangat mendukung pastoral program ini karena selain meningkatkan kemampuan mahasiswa Indonesia dengan memberikan praktek langsung di peternakan sapi di Australia. Selain itu, meningkatkan pemahaman budaya dan memperkuat hubungan people-to-people antara Indonesia dan Australia.

Tujuan besar dari program NIAPP ini adalah tersedianya sumber daya manusia handal dan berkompeten di bidang peternakan sapi untuk memajukan sektor peternakan sapi di Indonesia.

Wahyu Ramdani, koordinator NIAPP di Indonesia menyatakan program ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa secara khusus dan sektor peternakan sapi di Indonesia pada umumnya sehingga keberlanjutannya perlu dipertahankan.

Mita sari dan alvirgin Debora bahihi dari Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Kalimantan timur merupakan peserta yang terpilih untuk mengikuti program ini. Pada tanggal 2 Juli 2018 pukul 01.20 dini hari ke Darwin Australia melalui bandara internasional Ngurah Rai Bali. (hms/rob)