Peringati Hari Sumpah Pemuda, Unmul Gelar Upacara Bendera


Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si, sebagai inspektur upacara memimpin langsung kegiatan yang dihadiri oleh seluruh perwakilan unit kerja di kampus yang genap berusia 52 tahun di Kalimantan Timur (Kaltim) ini.

Upacara yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA itu, dalam amanatnya Rektor mengajak para warga kampus untuk membangun Unmul kearah yang lebih baik melalui semangat hari sumpah pemuda. Langkah yang perlu dilakukan untuk menggapai tujuan tersebut menurut Rektor adalah Unmul harus menciptakan atmosfer akademik positif.

“Semua kegiatan harus berdasarkan logika dan aturan, selain itu ke depan semoga kita semua bisa mengedepankan etika dan melahirkan serta menciptakan estetika di lingkungan kampus,” tuturnya.

Di hadapan seluruh civitas akademika yang hadir dalam upacara tersebut, Prof. Masjaya juga tidak lupa menegaskan program utama universitas yang ingin di bangun dalam lima tahun ke depan kepemimpinanya yang berlandaskan pada pengajaran, pengabdian pada masyarakat dan penelitian.

Selain itu dari sisi akreditasi dirinya juga ingin meningkatkan akreditasi Unmul yang semula B menjadi predikat A. “Mari kita membangun perencanaan yang bagus dan melakukan evaluasi bersama. Insyaallah di tahun 2015 mendatang ada beberapa aktivitas fisik yang dilakukan. Misalnya kucuran dana untuk peningkatan fasilitas penunjang di perpustakaan Unmul, begitu pula juga untuk seluruh fakultas dan lembaga,” imbuhnya.

 

Pisah Sambut Rektor Unmul

Menjelang akhir dari serangkaian acara upacara peringatan hari sumpah pemuda yang dihelat di Halaman Rektorat Unmul itu, di momen baik tersebut dilakukan pula acara pisah sambut antara Rektor periode 2010-2014, Prof. Dr. H. Zamruddin Hasid, SE., SU dengan Rektor yang baru dilantik untuk masa kerja lima tahun mendatang Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si.

Saat diminta memberikan sambutannya, Prof. Zamruddin mengulas beberapa kenangan selama empat tahun menjabat sebagai pimpinan universitas.“Banyak suka duka yang kita lakukan, yang saya lakukan saat dipercaya menjadi Rektor terdahulu hanya bekerja dan berbuat,” katanya.

Guru Besar Ilmu Ekonomi itu turut pula menitipkan pesan kepada Rektor baru agar selalu meningkatkan pelayanan terbaik mengingat status Unmul sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang ujung tombaknya adalah pelayanan.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan pamit, perjuangan sejak Rektor awal telah menata Unmul ini. Hal tersebut bisa kita rasakan sekarang yang merupakan akumulasi dari kerja keras para pendahulu kita, sekarang tugas Rektor selanjutnya meneruskan pengorbanan tersebut,” ucapnya.

Di akhir acara, dilakukan pula penyerahan kenang-kenangan berupa cinderamata oleh Prof. Masjaya kepada Prof. Zamruddin. (hms/frn)