Mahasiswa KKN Tematik Ikuti Bimtek dari Kementerian PUPR


Selama dua hari, ratusan mahasiswa yang terbagi menjadi 24 kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik mendapatkan pembekalan dalam sebuah Bimbingan Teknis (Bimtek). Di Ruang Serbaguna Lantai Empat Rektorat, Universitas Mulawarman (Unmul), pemateri dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memaparkan materi KKN Tematik Infrastruktur Pemukiman Program Pendampingan Tematik dengan tema Pemukiman Kumuh, Sanitasi dan Kampung Hijau.  

Bimbingan Teknis (Bimtek) pada KKN Tematik ini merupakan program kerjasama Kementerian PUPR dengan Unmul. Mahasiswa KKN Angkatan ke 43 tersebut, terhitung sejak bulan Juli mendatang akan tersebar di Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara untuk melakukan program tematik Kampung Hijau, sedangkan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, masuk program Pemukiman Kumuh, serta untuk Kota Balikpapan, dan Kota Bontang para mahasiswa akan melakukan program kerja bidang Sanitasi.

Perwakilan dari Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Hotman Frian Pandiangan, ST., M.Sc., M.Si sebagai Kepala Seksi Teknik Air Minum, menjelaskan manfaat KKN ini bagi pemerintah adalah menyediakan stock program bidang infrastruktur permukiman di desa atau kelurahan. Juga memberikan arah dalam pengelolaan program dana desa melalui perencanaan sistematis dan terukur untuk sektor infrastruktur permukiman.

“Sedangkan bagi perguruan tinggi guna terciptanya penguatan kompetensi calon lulusan yang dibutuhkan untuk bidang infrastruktur permukiman, memberikan keunggulan kompetitif dalam rangka memperoleh kesempatan lapangan pekerjaan bidang pemberdayaan infrastruktur permukiman,” jelasnya. Senin, (12/06).

Sementara itu, tujuan umum program ini adalah untuk mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung upaya keberlanjutan pembangunan bidang infrastruktur permukiman desa atau kelurahan. Sedangkan tujuan khusus dari KKN Tematik ini guna memperkuat kapasitas desa/kelurahan dalam pengelolaan infrastruktur permukiman, mendampingi desa dalam perencanaan program infrastruktur permukiman jangka lima tahun yang terukur. Serta mendampingi desa dalam pengelolaan sarana dan prasarana yang telah dibangun melalui alokasi dana APBN.     

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unmul,  Prof. Dr. Enos Tangke Arung, S.Hut., MP mengajak mahasiswa agar sungguh-sungguh dalam menjalankan program kerja. Dirinya berpesan mahasiswa bisa memanfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya juga selalu berkonsultasi dengan dosen pembimbing lapangan.

“Suka dukanya tentu banyak, kerjakan apa saja yang menjadi target bersama. Kerja keras dan serius menjalankan program ini. Jaga kesehatan serta jaga perilaku. Terima kasih dari Kementerian PUPERA yang bisa memberikan program ini ke Unmul. Ke depan semoga bisa bersinergi untuk program - program lainnya dan bisa dikerjasamakan dengan Unmul. Kami berharap ditahun ketiga nanti kerjasama ini bisa terus berlangsung. Bahkan bisa ditambah dari sisi jumlah pesertanya,” ungkapnya. (hms/frn)

Pembekalan KKN P2M Unmul Angkatan 43

Dihari yang sama, Senin (12/06) turut dilaksanakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (P2M). Agenda yang diikuti ratusan mahasiswa peserta KKN Reguler Mandiri, Tematik Kompetensi dan Tematik Profesi Unmul Angkatan 43 ini terselenggara di gedung Auditorium Unmul.

Mengangkat tema “Merajut Pemberdayaan Masyarakat Melalui Cipta Karsa, Karya dan Bakti Mahasiswa” pembekalan ini menurut rencana akan berlangsung hingga Jumat (16/06). Menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya. Diantaranya, Dr. Aji Qamara Hakim yang berbagi tentang teknik pemberdayaan masyarakat, Budiman, S.IP., M.Si menjelaskan mengenai pengelolaan administrasi, Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P serta Donny Dhonanto, SP., M.Sc dan Fikri, M.Sc yang memaparkan tentang pengembangan hasil pertanian desa. (hms/rob)