LLAGUM XXII 2014 : Saka Bhayangkara PPU dan SMK 3 Balikpapan Rebut Juara Umum


LLAGUM yang merupakan ajang bergengsi di daerah Kalimantan Timur ini melombakan 5 mata lomba yakni pentas seni tarian daerah, teknologi tepat guna, pembuatan miniatur menara, pertolongan pertama gawat darurat dan lintas alam.

Lomba yang dilaksanakan selama 5 hari sejak 19 hingga 23 April 2014 ini dilaksanakan di GOR 27 September Unmul dan kawasan Berambai Samarinda Utara. Peserta LLAGUM berasal dari pramuka tingkat Penegak dan Pandega di kawasan Kalimantan Timur.

Peserta LLAGUM 2014 berjumlah 315 orang yang berasal dari 8 Kwartir Cabang di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara serta beberapa Satuan Karya di wilayah yang sama. Untuk mengikuti LLAGUM ini, peserta sebelumnya telah dipersiapkan secara fisik dan mental karena tuntutan lomba yang memerlukan ketahanan fisik lebih. Selain itu pula, diperlukan kekompakan dan kedisiplinan bagi masing-masing anggota.

PR III Unmul Tutup Resmi LLAGUM XXII 2014

Sementara itu di tempat yang sama, Pembantu Rektor III Unmul Prof. Dr. Ir. H. Helminuddin, MM menutup secara resmi LLAGUM XXII 2014 ditandai dengan pelepasan tanda peserta.

Dalam sambutannya Helminuddin memberikan apresiasi kepada peserta LLAGUM tahun ini untuk partisipasinya.

“LLAGUM ini adalah salah satu misi dan bagian dari perjalanan peserta didik dalam mengarungi pendidikan di dalam Gerakan Pramuka, lomba-lomba yang ada di LLAGUM membantu Pramuka Penegak dan Pandega kita menjadi lebih respek terhadap daya tangkap, daya respon dan daya nalar”, tutur Helminuddin.

Dikatakan pula oleh Helminuddin, bahwa LLAGUM XXII ini adalah salah satu ajang persiapan menyongsong tahun 2015 dimana Unmul akan menjadi tuan rumah Kembaranas 2015 yakni Kemah Bakti Perguruan Tinggi yang rencananya akan diikuti 315 perguruan tinggi di Indonesia.

“Sampai bertemu kembali di LLAGUM XXIII tahun 2016 mendatang, selamat pulang ke wilayah masing, untuk yang meraih Juara Umum kami ucapkan selamat, dan untuk yang belum juara terus semangat untuk merebutnya di tahun 2016”, tutup Helminuddin.