Kuliah Tamu Fakultas Hukum, Bahas Penanganan Pelanggaran HAM Berat


Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (FH Unmul) melaksanakan Kuliah Tamu dengan tema “Problematika Penanganan Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia” pada Rabu (23/08) di Aula FH Unmul. Kuliah Tamu ini terselenggara hasil kerjasama antara FH Unmul dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Narasumber pada Kuliah Tamu ini ialah Dr. Otto Nur Abdullah bin Syamsudin Ishak, salah satu Komisioner Komnas HAM.

Bahasan mengenai Penanganan Pelanggaran HAM Berat ini berlatar belakang banyaknya penanganan pelanggaran HAM yang selama ini dilaksanakan sangat jauh dari harapan. Di Kalimantan Timur sendiri, yang dikepung oleh eksploitasi alamnya, dari awalnya ekploitasi hasil hutan berupa kayu, kemudian muncul pertambangan, dimana ada seribu lebih izin usaha pertambangan di daerah ini. Hal tersebut melahirkan banyak masalah-masalah baru yang juga bersinggungan dengan pelanggaran HAM di masyarakat.

Dekan FH Unmul, Dr. Ivan Zairani Lisi, SH., S.Sos., M.Hum dalam sambutannya juga menyatakan masalah-masalah pelanggaran HAM di Kaltim cukup banyak namun tidak ditangani dengan semestinya. “Kami berharap dengan tema yang kita bahas hari ini, akan meningkatkan pengetahuan dan wawasan kita mengenai bagaimana penanganan pelanggaran HAM di wilayah Kaltim khususnya,” ucapnya.

Selain Kuliah Tamu juga, FH Unmul juga membuka Layanan Pengaduan Pelanggaran HAM Berat, sebagai bentuk nyata dukungan FH Unmul terhadapa masalah-masalah pelanggaran HAM di Kaltim.

Turut hadir pada Kuliah Tamu ini ialah Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni  FH Unmul, Dr. Mahendra Putra Kurnia, SH., M.H, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Purwanto, SH, M.H. Kuliah Tamu ini juga langsung dibawakan oleh moderator Dr. Harris Retno Susmiyati, SH., M.H. Sedangkan peserta dari acara ini ialah mahasiswa FH Unmul, Civitas Akademika, serta stakeholder terkait. (hms/arc)