Kisah Mahasiswa Unmul yang Menjuari Projek Sosial di Putrajaya Malaysia


Mahasiswa tersebut ialah Haerdy Pratama Wijaya yang juga menjabat Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Unmul. Pada kegiatan ini Haerdy bukan hanya mewakili Universitas Mulawarman tetapi juga mewakili Indonesia. Bersama puluhan mahasiswa lain dari kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darusalam dan lainnya mereka mengikuti kegiatan bertemakan kepemimpinan, panggung budaya serta acara inti yaitu ‘Projek Sosial’.

Acara ini diselenggarakan oleh pemerintah Malaysia dibawah bimbingan langsung Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia bekerjasama dengan berbagai organisasi, untuk Indonesia sendiri bekerjasama dengan Institute of Leadership Development Universitas Indonesia (iLeaD-UI). Acara ini menghadirkan tidak kurang dari 150 peserta.

Haerdy mendapatkan banyak pengalaman luar biasa dengan berbagai macam konten acara yang dipersiapkan panitia. Seperti pengalaman yang diceritakan langsung oleh Haerdy.

"Saya merasa sangat beruntung mengikuti agenda ini, apalagi kegiatan ini dihadiri oleh berbagai delegasi yang sering mengikuti kegiatan konferensi di negara-negara besar seperti Amerika serikat, negara di kawaan Eropa, Hongkong, Jepang serta Korea selatan," ucapnya.

"Selain itu, kesannya sangat luar biasa karena bukan hanya membawa nama harum Universitas Mulawarman tetapi Indonesia. Acara ini telah banyak membuka paradigma, wawasan dan mata saya bahwa ternyata diluar sana, banyak orang-orang hebat nan luar biasa yang telah siap berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dalam bidangnya masing-masing," tambah mahasiswa Fakultas Farmasi Unmul ini.

Haerdy menghimbau dalam menghadapi Pasar Bebas masyarakat harus sadar bahwa hal tersebut sudah ada di depan mata, pertanyaannya sekarang adalah apakah masyakarat khususnya mahasiswa Universitas Mulawarman siap untuk menyambut era Masyarakat Ekonomi Asean ini atau akan  tersisih oleh peta persaingan ini?.

"Maka saya secara khusus mengajak kepada seluruh lapisan mahasiswa Unmul mari kita persiapkan mental dan fisik kita demi kemajuan Unmul pada khususnya dan Indonesia pada umumnya untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean. Pada kesempatan ini juga, saya secara bangga mempersembahkan Sinjil Kecemerlangan (Piagam penghargaan) sebagai tempat pertama dalam ajang perlombaan Projek Sosial yang berjudul “Wakaf Kita”," tutup Haerdy sambil menuturkan bahwa proyek sosial "Wakaf Kita" sedang dalam tahap pelaksanaan bersama peserta lain yang berasal dari Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Haerdy secara khusus menyampaikan rasa terimakasih kepada Rektor Universitas Mulawarman Prof. Dr. H. Zamrudin Hasid SE.,SU yang telah memberikan apresiasi kepadanya dalam wujud penghargaan dari Rektor Universitas Mulawarman di acara Wisuda tertanggal 27 September 2014.

Harapan kedepan, akan ada generasi setelah kami, yang bisa membawa nama harum Universitas Mulawarman kedepan.

"Karena saya khawatir kita hanya bisa mengkritisi Universitas Mulawarman tanpa memberikan solusi dan karya untuk Universitas ini, Universitas yang telah membesarkan kita, Universitas Mulawarman, kita tak akan menjadi apa-apa," tegas Haerdy.

Menutup obrolan Haerdy berpesan “Jangan pernah menanyakan apa yang Universitas Mulawarman berikan kepadamu, tapi tanya kenapa yang Kamu berikan untuk Universitas Mulawarman”.

CP Haerdy via FB: Haerdy Pratama Wijaya;  Twiter: @haerdyPw.