Kampus Unmul Bahas Jalan Kemandirian Bangsa


Simposium kali ini merupakan lanjutan penjabaran dari agenda serupa di beberapa kota bekerjasama dengan kelompok ilmuan atau universitas dan secara resmi telah dibuka oleh Presiden Republik Indonesia terpilih Ir. H. Joko Widodo bulan Agustus lalu.

Penyelenggara simposium ahli ini adalah Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi dan Komunitas Warga Indonesia (Seknas Jokowi), bekerjasama dengan Forum Ilmuan Indonesia dan berbagai perguruan tinggi.   

Sementara itu, sebagai panelis adalah sejumlah pakar yang membahas reorientasi tata kelola sumber daya alam dan pembangunan kawasan timur Indonesia untuk kesejahteraan rakyat Indonesia guna memberikan masukan di Pemerintahan baru.

Mereka adalah Staf Deputi Rumah Transisi, Dr (Phil) Don K Marut, Sereida Tambunan dari Seknas Jakarta, Bupati Kutai Timur, Ir. H. Isran Noor., M.Si, Ketua Seknas Kaltim, Dr. Ir. H. Zuhdi Yahya., MP, akademisi Unmul, Dr. Aji Sofyan, SE., M.Si dan dimoderatori Koordinator Pelaksana, A. Rivai, AG.

Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Zamruddin Hasid, SE., SU saat membuka acara tersebut menyampaikan universitas yang dipimpinnya selalu siap menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan masukan-masukan membangun demi kemajuan Indonesia secara umum, dan Kaltim khususnya. Diketahui simposium ini dilaksanakan dibeberapa universitas ternama di Indonesia termasuk Unmul.

“Melalui simposium ini mampu memberikan masukan dan pemikiran cemerlang melalui pemikiran-pemikiran strategis untuk Indonesia dan Kaltim khususnya,” terang Prof Zamruddin,  Rabu, (09/09).

Target utama hasil simposium adalah mengumpulkan beberapa makalah dengan isi diantaranya yaitu kondisi yang ada, detail hingga angka, kelembagaan, capaian, sampai pada rekomendasi umum dan rekomendasi khusus yang bersumber dari banyak pandangan dan aspirasi dari pembahasan di beberapa kota. (hms/frn)