Kafilah Unmul Ikuti Pawai Taaruf dan Pembukaan MTQMN XV


Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke-VX merupakan ajang bergengsi bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Hajatan akbar yang terlaksana di dua universitas di Kota Malang ini, yaitu Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) berlangsung mulai hari ini, Jumat (28/07) hingga 04 Agustus 2017 mendatang.

Kafilah Universitas Mulawarman (Unmul) menjadi salah satu dari 251 Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta yang ikut berpartisipasi dalam ajang dua tahunan ini. Tercatat, sebanyak 3.000 peserta yang mengikuti kompetisi tersebut. Ini merupakan jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaran MTQMN.

Jumat (28/07) pagi, para delegasi Unmul mengikuti rangkaian acara pembukaan yakni pawai taaruf. Acara yang mengangkat tema “Satukan Langkah Kaki, Gemakan Silaturahmi, Jadikan Lentera Islam” dimulai dari central park Graha Cakrawala UM dan berakhir di halaman Rektorat UB. Para kafilah berkumpul dan melakukan pawai ini bertujuan agar saling mengenal satu dengan yang lain. Dimeriahkan oleh musik islmi dari Gambus An-Najah, marching band dan festival khas di Kota Malang yaitu Flower Festival yang menemani perjalan ribuan kafilah sejauh kurang lebih 1.5 KM.

Malam harinya, setelah seluruh ofisial mengikuti Technical Meeting (TM) para kafilah berkumpul kembali di halaman Rektorat UB guna menyaksikan opening ceremony. Dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) acara ini berlangsung meriah. Dalam sambutannya Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D berharap para peserta MTQMN XV dapat memahami betul makna dan isi kandungan dari Al-Quran. “Dalam musabaqah ini mudah-mudahan kita tidak hanya bisa membacanya saja, tapi mampu mengejawantahkan isi Al-Quran dalam memberikan kebermanfaatan bagi bangsa Indonesia. Ini sebagai bentuk wujud persatuan rakyat Indonesia yang dilakukan melalui MTQMN,” ucapnya.

“Harapan kami bisa terwujudnya silaturahim, yang isinya taaruf. Inilah bagian dari Indonesia dari ujung barat sampai ujung timur. Semoga ini bisa terwujud semuanya menjadi bangsa yang berdaulat di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas M. Nasir.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil TM kafilah Unmul akan mulai bertanding Sabtu (29/07) dengan kategori lomba Debat Bahasa Arab dan Debat bahasa Inggris di kampus Universitas Negeri malang. (hms/rob)

Laporan langsung Robby Adhitya, Staf Humas Unmul dari Kota Malang