Indonesia Berada Pada Kondisi Bonus Demografi


Hal tersebut disampaikan saat Dr.Wendy menjadi narasumber dalam acara Kuliah Umum Kependudukan dengan tema “Investasi Kaum Muda dalam Menyongsong Bonus Demografi di Indonesia,” yang bertempat di Ruang Serbaguna Rektorat Unmul, Rabu, (08/10).

Dibuka secara resmi oleh Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Zamruddin Hasid, SE., SU, acara yang dihadiri Kepala Badan Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim dan ratusan mahasiswa dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Samarinda sebagai peserta itu, dipaparkan bahwa bonus demografi terjadi karena penurunan kelahiran yang dalam jangka panjang menurunkan proporsi penduduk muda. Sehingga investasi untuk pemenuhan kebutuhannya berkurang dan sumber daya dapat dialihkan kegunaannya untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, bonus demografi ini tentu akan membawa dampak sosial ekonomi. Salah satunya adalah menyebabkan angka ketergantungan penduduk, yaitu tingkat penduduk produktif yang menanggung penduduk non produktif akan sangat rendah.

“Bangsa ini mestinya mengutamakan kualitas penduduk ketimbang kuantitas penduduk,” imbaunya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, H. Yenrizal Makmur, SP., MM saat memberikan sambutannya mengatakan melimpahnya jumlah penduduk usia kerja akan menguntungkan dari sisi pembangunan sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi ke tingkat yang lebih tinggi. “Imbasnya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” sebutnya.

Walau demikian, berkah ini bisa berbalik menjadi bencana jika bonus tersebut tidak dipersiapkan kedatangannya. “Masalah yang paling nyata adalah ketersediaan lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unmul menghimbau mahasiswa setelah memahami pengertian tentang bonus demografi, bisa menjadi pelopor untuk ikut mengkampanyekan dalam hal menyadarkan masyarakat agar kembali berorientasi pada keluarga kecil yang berkualitas. “Serap dengan baik penyampaian materi dari narasumber, dengan harapan semua yang hadir disini akan menjadi pelopor unuk mengembangkan penduduk ke arah yang lebih baik melalui program kependudukan,” katanya. (hms/frn)