Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015


Selain itu, dibutuhkan pula Grand Strategi khusus, bagaimana strategi Kaltim dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN ini, dengan kekayaan SDA yang melimpah, IPM yang relatif tinggi, dan arus investasi yang prospektif.

Demikian diutarakan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), Prof. Dr. H. Zamruddin Hasid, SE., SU saat memberikan sambutan di Seminar Nasional Upaya Pemanfaatan Komunitas ASEAN 2015 bagi Kemajuan Daerah, Kerjasama Direktorat Mitra Wicara dan Antar Kawasan (Dit. MWAK) Direktorat Jenderal (Ditjen) Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bekerjasama dengan Pemprov Kaltim, Universitas Mulawarman (Unmul), Pusat Studi ASEAN (PSA) Unmul serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim.

Dijelaskan Guru Besar Ilmu Ekonomi tersebut, dirinya cukup optimis Pemprov Kaltim siap menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN ini. “Unmul siap untuk membantu pikiran konsep, implementasi, sosialisasi dan evaluasi untuk memback up seluruh program masyarakat ekonomi ASEAN. Bukan hanya ditingkat Provinsi Kaltim saja tetapi juga secara nasional,” imbuhnya, Kamis, (10/07), di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.

Menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN, ditambahkannya, baru-baru ini Unmul yang bekerjasama dengan Kemenlu telah mendirikan Pusat Studi ASEAN (PSA) yang dijadikan wadah pemikiran bagi pemerintah daerah untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN tahun 2015 mendatang.

Setelah dibuka secara resmi oleh Gubernur Kaltim, Dr. H. Awang Faroek Ishak, kegiatan seminar nasional ini diisi pemaparan dan tanya jawab dari Pejabat Senior Kemenlu RI Duta Besar Eddi Hariyadhi, Duta Besar Ngurah Swajaya, perwakilan Kadin Kaltim, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UMKM Provinsi Kaltim yang dimoderatori oleh Ketua Pusat Studi ASEAN Unmul, Dr. Aji Sofyan, SE., M.Si.

Sementara sebagai peserta rangkaian kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan atau stakeholders antara lain jajaran Pemprov Kaltim, akademisi, pengusaha, LSM, media dan mahasiswa. (hms/frn)