FGD Pakar IV : Keadilan Sosial Kebijakan Pusat-Daerah dalam Perspektif Bhineka Tunggal Ika


Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (PSP UGM) bekerjasama dengan Universitas Mulawarman melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) Pakar IV membahas tema “Keadilan Sosial Kebijakan Pusat-Daerah Dalam Perspektif Bhinneka Tunggal Ika”.

FGD Pakar IV merupakan kelanjutan dari FGD Pakar I, II dan III yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya, dalam rangka untuk mendalami Pancasila secara ilmiah filsafati, sehingga nilai-nilai Pancasila mampu berkembang secara dinamik dalam mengantisipasi tuntutan dan tantangan yang dihadapi oleh Bangsa dan Negara Republik Indonesia dewasa ini dan dimasa yang akan datang. Hal ini sesuai dengan tujuan dari PSP UGM.

Acara ini digelar di Ruang Serbaguna Lantai 4 Rektorat Universitas Mulawarman. Dihadiri oleh civitas academika Universitas Mulawarman dan undangan diantaranya perwakilan Dewan Pertimbangan Presiden RI, Gubernur Lemhanas, Dirjen Kesbangpol Kemendagri RI dan pejabat di lingkungan Universitas Mulawarman.

Membuka acara secara resmi Pembantu Rektor I Unmul Prof. Dr. Ir. Afif Ruchaemi, M.Agr yang sekalisgus melantik pengurus Pusat Studi Pancasila Universitas Mulawarman yang beranggotakan akademisi Universitas Mulawarman.

Dari Pusat Studi Pancasila UGM sendiri menyampaikan sambutan langsung oleh Ketua PSP UGM Prof. Dr. Sudjito, SH.,M.Si. Dikatakan Sudjito dalam sambutannya, dasar FGD Pakar IV membahas tema ini ialah menegaskan kembali keberadaan keadilan sosial bagi rakyat di setiap daerah, kemudian alasan lainnya ialah untuk kembali menekankan adanya kebijakan terkait dengan kepentingan pusat-daerah yang disesuaikan dengan kondisi di daerah yang berhubungan dengan daya guna sumber daya alam di daerah.

Pada acara ini hadir pula Jakarta International Law Office (JILO) sebagai dukungan dari berbagai elemen untuk kembali menegakkan dasar-dasar Pancasila secara nyata dan tegas.