Dekan FIB: Sastra Tampil Sebagai Pembeda


Seminar Nasional Peran Buku Anak

Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Mulawarman (Unmul), Dr. H. Mursalim., M.Hum mengupas tuntas materi seputar penanaman nilai-nilai karakter dalam pembelajaran apresiasi sastra di Sekolah Dasar (SD). Diakuinya, karakter bangsa merupakan aspek penting dari kualitas Sumber Daya Manusia  (SDM) karena turut menentukan kemajuan suatu bangsa.

Pendidikan karakter, dirincikannya, merupakan upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk menanamkan nilai-nilai perilaku peserta didik. Karakter yang berkualitas perlu pula dibentuk dan dibina sejak usia dini.

“Pembelajaran apresiasi sastra merupakan media dan tampil sebagai pembeda, yang dipandang sangat tepat dalam pembentukan sistem nilai dan karakter anak didik. Proses pembelajaran itu mengacu pada karakteristik kompetensi kognitif, afektif dan psikomotorik,” urainya.

Sementara itu, dari segi pelestarian lingkungan tambahnya, pembelajaran sastra untuk penyadaran anak didik bertujuan agar memiliki kepribadian positif terhadap pelestarian lingkungan. “Ketika alam menyajikan keindahan dan sastra akan mengabadikannya dalam karya-karya untuk menggugah kita agar bisa mengagumi alam, Para peserta yang hadir dengan menyimak pemaparan narasumber diharapkan bisa menyampaikan ke masyarakat luas. Terutama para peserta didik,” katanya.

Hal ini disampaikan Dekan sebagai narasumber dalam Seminar Nasional Peran Buku Anak untuk Penguatan Literasi dan Pendidikan Karakter di Ruang Rapat Satu Lantai Tiga Rektorat, Senin, (24/07). Dihadapan perwakilan para Guru SD di Kota Samarinda sebagai peserta, narasumber lain tampak hadir dalam kesempatan ini yaitu Rien Safrina, Ph.D dari Universitas Negeri Jakarta, Tati L. Durriyah, Ph.D UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Theresia Enny Anggraini, Ph.D dari Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta serta akademisi dari Unmul, Surya Sili, Ph.D.     

Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si sesaat sebelum membuka acara secara resmi menyatakan, mendidik dan membina generasi bangsa sejak dini hingga akhir hayat adalah keniscayaan. Hari ini, FIB diakuinya mencoba mengemas sebuah kegiatan dalam bentuk seminar nasional yang membahas bagaimana penguatan membangun karakter anak.

“Ini harus kita dukung penuh, FIB sangat peduli terhadap pembinaan karakter anak bangsa, salah satu caranya seperti ini apalagi hari ini para pakar dibidang tersebut telah hadir, kehadiran narasumber sangat memberikan manfaat yang besar terhadap Unmul terlebih para peserta,” ungkap Rektor.

Di atas podium, Rektor juga mengajak para peserta agar tidak hanya hadir bertujuan untuk mendapatkan sertifikat saja, tetapi yang terpenting adalah ilmu yang didapatkan. Lebih bermanfaat lagi jika ilmu yang didapatkan ini bisa ditularkan ke anak didik. “Atas nama pimpinan mengucapkan terima kasih bagi yang menginisiasi acara ini maupun yang telah hadir,” jelas Rektor. (hms/frn)