Cegah Kebakaran, Pegawai Unmul Ikuti Pelatihan


Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul) terselenggara di Ruang Serbaguna Lantai Empat Rektorat Unmul, Rabu, (04/10). Makmur Santoso, SE., M.Si selaku Kepala Bidang Pencegahan, Sarana dan Prasarana mewakili Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda melalui stafnya Akhmad Imam Syahrani, SE didaulat menjadi narasumber.

Tujuan instruksional umum, narasumber menjelaskan peserta diharapkan mampu memahami perilaku api sehingga dapat secara tepat dalam upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran. Sedangkan tujuan instruksional khusus setelah mendapatkan materi ini peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang pengertian api, terjadinya api dan unsur-unsurnya, menjelaskan tentang klasifikasi kebakaran serta menjelaskan tentang pengertian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan jenis-jenisnya.

”Terjadinya api akibat bergabungnya tiga unsur yaitu, panas, bahan bakar dan oksigen. Apabila bergabung ketiga unsur tersebut akan terjadi api. Adapun usaha penanggulangan bahaya kebakaran yakni dilakukan dengan tindakan preventive, repressive, dan tindakan evaluasi atau rehabilitasi,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Umum, SDM dan Keuangan, Dr. Ir. H. Abdunnur., M.Si, menegaskan bahwa tujuan utama dilaksanakannnya kegiatan ini tidak lain adalah untuk melindungi lingkungan kerja dari bahaya kebakaran.

“Semoga dalam sesi diskusi nanti peserta dapat secara aktif berpartisipasi. Khususnya kemampuan dalam menghadapi peristiwa kebakaran. Sehingga bisa menjadi skill tersendiri jika merespon hal tersebut. Baik di kampus secara khusus maupun lingkungan masyarakat tempat tinggal kita semua. Bersama-sama melindungi lingkungan kita dari bahaya api sangat penting,” harapnya.

Wacana pembangunan posko pemadam kebakaran di lingkungan kampus turut pula diutarakan, bahkan recana tersebut diharapkan dapat terwujud tahun ini. Dukungan dari semua pihak perlu dilakukan semua pihak, terutama untuk menjadi relawan.

“Proposal pembuatan posko PMK sudah harus masuk tahun ini dan melalui dinas PMK untuk legalnya. Kita juga harus menyiapkan fasilitas pendukungnya. Termasuk armada-armada penunjangnya. Kita akan perjuangkan nanti melalui dana APBN,” urainya.

Aktivitas ini juga diakuinya merupakan peningkatan program university safety and security, dan ini juga menjadi visi dan misi Rektor Unmul dalam hal bagaimana meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat kampus.

Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, H. Muhammad Syamsul Syata, S.Sos., M.Si selaku Ketua Panitia melaporkan, target peserta dalam kegiatan ini sebanyak 150 orang yang merupakan perwakilan dari Rektorat, Fakultas, UPT dan Lembaga diantaranya para Satuan Pengamanan yang menjadi target utamanya. Selain penyampaian teori, di halaman Gedung MPK Unmul turut pula dilakukan simulasi serta praktek langsung pemadaman api menggunakan APAR maupun karung basah. (hms/frn)