Bentuk Kepedulian Lingkungan


Kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di atas area seluas 60 hektar ini merupakan bagian dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Gerakan Manabung 100 Juta Pohon yang dicanangkan perusahaan BUMN ini sejak tahun 2012. Sampai dengan akhir tahun 2013, total pohon tertanam di seluruh Indonesia diperkirakan dapat mencapai 75,3 juta pohon.

“Semoga Kerjasama ini terus berjalan, Unmul sangat membutuhkan Pertamina, kita berharap di tahun depan penanaman pohon seperti ini bisa 5 kali lipat minimal bibit pohon terutama tanaman-tanaman langka di Kalimantan” jelas Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Zamruddin Hasid, SE., SU, Senin (23/12), sesaat sebelum membuka acara secara resmi yang dihadiri Dekan FMIPA, Kepala PPHT Unmul, unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Kukar dan Kota Balikpapan juga jajaran Pejabat Pertamina.

Senada dengan Rektor, kegiatan yang diikuti oleh Yusnik Adi Putro selaku Pjs. General Manager Marketing Operation Region VI, Balikpapan, berharap penanaman 5000 pohon ini bisa menjadi investasi lingkungan sekaligus sebagai salah satu wujud tanggung jawab dan komitmen Pertamina dalam  perannya untuk mewariskan lingkungan yang hijau dan sehat bagi generasi selanjutnya.

“Semoga penanaman 5000 pohon ini akan menjadi investasi lingkungan yang akan menjadi harta karun bagi bangsa ini dimasa datang, sekaligus hal ini sebagai salah satu wujud tanggung jawab dan komitmen tinggi Pertamina dalam rangka turut berperan serta mewariskan lingkungan yang hijau dan sehat bagi generasi selanjutnya, kami harapkan juga pohon-pohon tersebut di kemudian harinya dapat turut membantu penelitian para mahasiswa dan segenap tim Unmul yang tentunya sangat bermanfaat di masa depan” terangnya.

 

Dirinya juga menambahkan Pertamina telah melaksanakan penanaman 1000 pohon di Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) dan perawatannya masih berlangsung hingga kini. ”Dengan program ini diharapkan dapat mengurangi polusi emisi gas karbon dan juga turut mendukung program Gerakan 1 Miliar Pohon yang dicanangkan Presiden RI pada 28 November 2010,” tambahnya.

Pada kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut, jenis pohon yang ditanam banyak berjenis buah-buahan dan pohon kayu serta menyesuaikan dengan wilayah penanaman, sehingga dapat bertahan hidup. Selain dirasa multifungsi, jenis pohon yang ditanam dapat membuat penyimpanan air di sekitar wilayah tersebut. (hms/frn)