Bangun Keterampilan Pembelajaran Era Revolusi Industri 4.0


Puluhan Dosen Ikuti Pelatihan PEKERTI LP3M UNMUL

Komitmen untuk meningkatkan pengetahuan para dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi terus dilakukan Universitas Mulawarman (UNMUL). Berdasarkan program kerja Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M), Universitas Mulawarman (UNMUL) melaksanakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) di Hotel Selyca Mulia, Samarinda, Senin, (30/07).

60 orang tenaga pendidik dari berbagai fakultas hingga beberapa Perguruan Tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat sebagai peserta pelatihan yang direncanakan berlangsung hingga Kamis, (02/08) tersebut. Ketua LP3M UNMUL, Prof. Dr. Ir. Agus Sulistyo Budi menegaskan pelatihan PEKERTI merupakan sebuah kewajiban untuk meningkatkan pengetahuan yang bertujuan merubah pola pendidikan. Dengan tema besar kali ini adalah “Membangun Keterampilan Pembelajaran Era Revolusi Industri 4.0”.

Sebelum membuka acara, Wakil Rektor Bidang Umum, SDM dan Keuangan, Dr. Ir. Abdunnur., M.Si menyatakan pelatihan PEKERTI merupakan pelatihan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dan praktek pembelajarannya dengan baik.

“Itu baru dari sisi pengetahuan dan pengertian dari bidang ilmu, atau kurikulum bahkan mata kuliah yang kita ajarkan. Belum lagi fungsi dosen dalam mengajar yakni harus memiliki semangat belajar bagi mahasiswa. Karena di era revolusi industri seperti sekarang ini Negara tidak boleh lambat berkembang,” tegasnya.

Dosen juga menurutnya, harus bisa membangun kreativitas, inovasi diri dan pengembangan sikap mahasiswa.  “Itu juga sangat penting. Agar para lulusan kita memilki daya saing yang tinggi secara global. Inilah beban yang diletakan kepada para dosen. sehingga kita semua harus punya motivasi untuk mengembangkan diri. Membangun kreativitas dan memperbaharui referensi bidang keilmuan masing – masing, dan lebih baik lagi jika berhasil menemukan inovasi baru sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensi masing – masing,” tambahnya. (hms/frn)