412 Mahasiswa Faperta dan FPIK Terima Beasiswa Kaltim Cemerlang


Sebelum penyerahan beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Zamruddin Hasid, SE., SU bersama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprov Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMK dan Pendidikan Tinggi,  Drs. Basmen Nainggolan., MM ini, Ketua Panitia Irman Irawan, S.Pi., M.Si melaporkan dasar dari penyerahan beasiswa tersebut merupakan hasil penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Kaltim dengan Rektor Unmul yang diteruskan pada sebuah Memorandum of Agreement (MoA) untuk pemberian beasiswa bagi para penyuluh tiga program di dua Fakultas tersebut.

“Proses seleksi dimulai tanggal 15 Desember serta merupakan program pertama menggunakan tes ujian dengan tiga wilayah yaitu Kota Tarakan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kota Samarinda berdasarkan letak geografis peserta , kemudian dilaksanakan secara serentak,” terangya.

Pada tahap awal, pria yang menjadi dosen di FPIK Unmul itu mengatakan 700 peserta yang mendaftar setelah melewati proses seleksi yang diterima menjadi 420 orang. “Tetapi dalam proses perjalanannya ada beberapa yang harus dilewati lagi, sehingga saat ini yang akan diberikan beasiswa ada 412 mahasiswa,” ucapnya. Sementara untuk penyerahan beasiswa akan diberikan selama empat tahun berdasarkan kesepakatan Pemprov dan Unmul.

Pada kesempatan tersebut para mahasiswa melakukan registrasi dan menerima rekening Bank untuk dana yang akan dikirimkan nanti. “Waktu yang diberikan selama masa studi perkuliahan maksimal empat tahun, pihak Faperta dan FPIK sudah mengatur sistem untuk mengatur program perkuliahan mereka, agar bisa lulus tepat waktu, ini adalah angkatan pertama yang diharap menjadi pionir utama untuk angkatan-angkatan selanjutnya,” katanya. Sedangkan nilai nominal beasiswa yang diberikan per mahasiswa di beberapa daerah berbeda-beda sesuai dengan nilai kewajaran di daerah tersebut.

 

Rektor menjelaskan, program beasiswa khusus ini adalah sebuah harapan dari Pemprov Kaltim agar Kaltim bisa menjadi lumbung pangan di Indonesia, sehingga dibutuhkan para penyuluh handal untuk meningkatkan produktivitas para petani dan peternak.”Dari hasil survey, para petani memang membutuhkan pendamping yang bisa memberikan pengalaman akademiknya, maupun motivasi bagi para peternak dan petani untuk meningkatkan produktivitasnya, mulai hari ini tanamkan pribadi yang baik agar nanti di lapangan bisa diterima semua pihak,” ungkap Rektor.

Saat meberikan sambutan dan motivasinya ini, Rektor meminta diwaktu mendatang bisa dibentuk komunitas penyuluh seperti halnya komunitas beasiswa bidik misi yang sudah terlebih dahulu terbentuk di Kampus Hijau sebutan Unmul, sebagai wadah komunikasi dan informasi anggotanya.

“Saya titipkan juga kepada para Dekan dan pejabat di kampus untuk menyukseskan program dari Pemprov ini yang dipercayakan ke Unmul,” jelasnya. (hms/frn)