24.519 Peserta SBMPTN Antre Masuk Unmul


Padahal, jumlah kursi yang disediakan perguruan tinggi berpelat merah itu hanya 1.947. Artinya, ada 22.572 pendaftar yang bakal gigit jari lantaran kalah bersaing. Program studi terfavorit adalah Manajemen dan Akuntansi yang bernaung di bawah Fakultas Ekonomi. Manajemen diserbu 1.647 pendaftar, sementara Akuntansi 1.211 pendaftar.
 
Sisanya tersebar di fakultas lain. Seperti Ilmu Pemerintahan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 1.210 pendaftar, Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dengan 1.191 pendaftar, Fakultas Kedokteran berjumlah 1.164 pendaftar. Pendaftar paling sedikit adalah jurusan Fisika,  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang diikuti 58 peserta. Sementara Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) hanya 18 pendaftar. (selengkapnya lihat infografis)

Humas Rektorat Unmul M Ikhwan menuturkan 24.519 peserta SBMPTN tidak hanya berasal dari Kaltim, melainkan dari seluruh Indonesia. Namun, dari sekian ribu yang mendaftar, hanya 9.708 peserta ikut tes di Unmul. “Sisanya tersebar di universitas lainnya di luar Kaltim,” terang dia. Lanjut dia, peserta SBMPTN terdiri dari pilihan Sains dan Teknologi (Saintek) sebanyak 2.984 peserta, Sosial dan Humaniora (Soshum) 3.468 peserta. Yang terakhir, 3.254 peserta yang mengambil pilihan campuran.

Sedangkan, tempat tes peserta Saintek lokasinya sebagian di luar kampus, yakni di FKIP Jalan Pahlawan.   “Sebagian ada di Kampus Gunung Kelua,” terang dia. Sementara, untuk peserta Soshum lokasi ujian seluruhnya dilaksanakan di Kampus Utama di Gunung Kelua. Namun, jika peserta mengalami kebingungan mengenai lokasi, peserta bisa bertanya ke bagian Humas Unmul.

“Senin (16/6) kami akan memasang denah lokasi di humas. Jadi kalau bingung silakan saja ke Unmul,” terang alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu. Terlepas dari itu, bagi peserta SBMPTN yang tak lolos, masih mengikuti tes penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri. Namun tes ujian jalur ini, hanya bisa dilakukan di Unmul. “Mengenai jumlah, kami belum bisa menghitung. Hasilnya baru ketahuan setelah pengumuman,” jelasnya. (*/fer/ica/k8- Kaltim Post Edisi 15 juni 2014)