10 Dokter Muda FK Unmul Diambil Sumpah


Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Mulawarman (Unmul) kembali meluluskan para dokter muda yang siap mengabdi dan melayani masyarakat. Kepastian tersebut terlihat hari ini, Selasa, (18/04), 10 dokter muda yang telah berhasil melalui proses pendidikan profesi dokter secara resmi dikukuhkan sekaligus diambil sumpahnya oleh Dekan FK Unmul, dr. Ika Fikriah., M.Kes.

Didampingi para rohaniawan, 12 butir sumpah diucapkan secara jelas dan lantang oleh para dokter angkatan ke 34 itu. Hadir dalam sumpah dokter yang digelar di Aula Teaching Centre, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Abdul Wahab Sjahranie (AWS) itu, Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Dr. Meliana, SE., MM juga Direktur RSUD AWS, Samarinda, dr Rachim Dinata Marsidi, Sp.B.

Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, dr. Soehartono, Sp.THT dalam laporannya menyebutkan saat ini total alumni FK Unmul yang tersebar di seluruh Indonesia berjumlah 474 orang. Sementara itu, pada sumpah dokter kali ini, untuk nilai Uji Kompetensi Mahasiswa Progam Profesi Dokter (UKMPPD) Computer Based Test (CBT) tertinggi dari FK Unmul berhasil diraih dr. M. Orto Witra Wahab, dan dr. Siti Munawaroh. Sedangkan UKMPPD, Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dr. Syahidah Amaniyya Ramadhan berhasil mendapatkan nilai tertinggi.

Sedangkan, lulusan terbaik pada angkatan kali ini berhasil direngkuh oleh dr. M. Rizki Bachtiar dengan IPK 3.41, dengan predikat kelulusan memuaskan. “Pesan saya untuk para alumni jaga pertemanan, persahabatan dan persaudaraan. Serta selalu melaporkan tempat kerja, atau melanjutkan pendidikan spesialis maupun sekolah lanjutan,” katanya.

Dekan FK dalam sambutannya menyampaikan, saat ini fakultas yang dipimpinnya telah menjalin kerjasama dengan RSUD Aji Muhammad Parikesit di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai rumah sakit jejaring bagi pelaksanaan program Co-Ass mahasiswa FK Unmul. Dirinya juga mengingatkan akan pentingnya data alumni untuk peningkatan akreditasi fakultas maupun universitas.

Senada, Rektor mengingatkan akan nama baik almamater selama melakukan pengabdian di masyarakat, menggunakan jas berwarna kuning sebagai identitas universitas, di atas podium Prof. Masjaya berharap segala ilmu yang didapatkan dari kampus dapat diterapkan dengan baik untuk kesembuhan pasien.

“Dalam rangka menjalankan profesi nanti yang perlu ananda sekalian ingat adalah nama almamater kita ini yakni Unmul, bawa nama harum asal lembaga tempat kalian menimba ilmu. Semoga apa yang diberikan para pengajar dapat diamalkan dengan baik,” tuturnya. (hms/frn)