TANGGUNG jawab perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2010 kian besar. Tahun lalu, PTN kebagian jatah mengawasi dan memindai lembar jawaban ujian nasional (LJUN) SMA/MA. Namun, dalam pelaksanaan UN tahun 2010, PTN diberi kewenangan untuk mencetak soal, mendistribusikan, mengawasi hingga memindai LJUN.
“Untuk tingkat SMA/MA, perguruan tinggi yang akan mencetak soal di percetakan yang layak. BSNP akan melakukan evaluasi percetakan yang layak itu. Saat ini, kami mengidentifikasi 15 provinsi yang telah memiliki percetakan sendiri, “kata Prof Djaali, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) saat sosialisasi UN di Disdik Kaltim, Senin (28/12).
Bagi PTN yang belum memiliki percetakan sendiri, maka solusinya dengan mencetak di Provinsi lain yang telah memiliki percetakan sendiri. “seperti halnya Unmul Maka dicetak di provinsi lain. Tapi kalau ada masukan lain, maka ini masih bisa berubah” ujarnya. Lantas bagaiman dengan Kesiapan Unmul dengan bertambahnya tugas dalam UN tahun depan? Pembantu Rektor I Unmul Prof Dr Ir H Maman Sutisna Magr mengungkapkan, pihaknya akan segera menyusun persiapan sembari berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi.“Pertemuan majelis Rektor mengenai UN ini minggu lalu, tapi kami baru ketemu Rektor tadi pagi. Jadi kami akan berkoordinasi dan kerjasama dengan Disdik Provinsi, terutama terkait percetakan, penggandaan dan penyusunan soal,” ujar Prof Maman.
Maman menuturkan kemungkinan besar Unmul akan mengikut Provinsi lain, dalam percetakan soal UN. Namun, Unmul masih akan membahas hal itu. Jumlah dosen di Unmul 901 orang. UN tahun lalu, Unmul menurunkan 400 Dosen. Seperti yang diketahui, untuk Ujian Nasional (UN) SMA/SMK Tahun 2009 untuk wilayah Kalimantan Timur, Universitas Mulawarman ditunjuk untuk menjadi Koordinator Pelaksana. (source : Tribun Kaltim (29/12))




